Pengelolaan Web
Sebelum kita mengetahui apa saja sih cara mengelola web yang
baik itu, ada baiknya kita tahu arti web itu sendiri. Web adalah halaman
informasi yang disediakan melalui jalur internet sehingga bisa diakses di
seluruh dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet. Website lain
menuliskan web adalah salah satu alat komunikasi online yang menggunakan media
internet dalam pendistribusiannya. Apapun bahasanya, yang pasti kita semua
setuju bahwa website merupakan kumpulan halaman yang menampilkan informasi data
teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan
dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu
rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan
jaringan-jaringan halaman (hyperlink).
Berikut adalah cara mengelola web yang baik dan benar :
1. Jangan kebanyakan iklan
Iklan adalah cara produk untuk mempromosikan akan sesuatu ke khalayak ramai. Namun kebanyakan para pembaca kurang memperhatikan hal ini, dirasa tidak perlu apalagi iklan biasanya di anggap mengganggu bagi setiap orang
2. Buat desain
web yang menarik
Ya, tentu saja desain yang disajikan untuk para pembaca
haruslah menarik. Agar minat membaca pun terbangun dan tidak membosankan.
Cobalah untuk membuat web yang menarik dan kreatif.
3. Tanggap
membalas komentar dari para pembaca.
Biasanya pembaca banyak yang masih ingin tahu terhadap
postingan yang kita buat.
Web Konten
Content
dalam website adalah segala sesuatu yang dapat dilihat oleh pengunjung baik
berupa gambar, tulisan, animasi, video, suara, tombol navigasi dan sebagainya.
Jadi jika kita mengunjungi suatu website sebenarnya yang kita kunjungi adalah
content. Pengaturan content ini dilakukan pada saat pemograman website
(coding), entah itu jenis contentnya, warna, posisi dan sebagainya. Hal inilah
yang mendasari perencanaan pembuatan website harus dilakukan sebaik mungkin,
karena content-content yang akan ditampilkan pada website baik posisi maupun
jenisnya akan ditentukan dari sini.
Web Model Generatif dan Retorika
Model Generatif (GENERATIVE MODEL)
Model generatif merujuk pada Pembelajaran Generatif (PG) yang merupakan terjemahan dari Generative Learning (GL). Menurut Osborno dan Wittrock dalam Katu (1995.b:1), pembelajaran generatif merupakan suatu model pembelajaran yang menekankan pada pengintegrasian secara aktif pengetahuan baru dengan menggunakan pengetahuan yang sudah dimiliki mahasiswa sebelumnya. Pengetahuan baru itu akan diuji dengan cara menggunakannya dalam menjawab persoalan atau gejala yang terkait. Jika pengetahuan baru itu berhasil menjawab permasalahan yang dihadapi, maka pengetahuan baru itu akan disimpan dalam memori jangka panjang.
Model Retorika (RETHORIKA MODEL)
Titik tolak model retorika adalah berbicara. Berbicara berarti mengucapkan kata atau kalimat kepada seseorang atau sekelompok orang, untuk mencapai suatu tujuan tertentu (misalnya memberikan informasi ata memberi motivasi). Berbicara adalah salah satu kemampuan khusus pada manusia. Oleh karena itu pembicaraan itu setua umur bangsa manusia. Bahasa dan pembicaraan itu muncul, ketika manusia mengungkapkan dan menyampaikan pikirannya kepada manusia lain.
Model generatif merujuk pada Pembelajaran Generatif (PG) yang merupakan terjemahan dari Generative Learning (GL). Menurut Osborno dan Wittrock dalam Katu (1995.b:1), pembelajaran generatif merupakan suatu model pembelajaran yang menekankan pada pengintegrasian secara aktif pengetahuan baru dengan menggunakan pengetahuan yang sudah dimiliki mahasiswa sebelumnya. Pengetahuan baru itu akan diuji dengan cara menggunakannya dalam menjawab persoalan atau gejala yang terkait. Jika pengetahuan baru itu berhasil menjawab permasalahan yang dihadapi, maka pengetahuan baru itu akan disimpan dalam memori jangka panjang.
Model Retorika (RETHORIKA MODEL)
Titik tolak model retorika adalah berbicara. Berbicara berarti mengucapkan kata atau kalimat kepada seseorang atau sekelompok orang, untuk mencapai suatu tujuan tertentu (misalnya memberikan informasi ata memberi motivasi). Berbicara adalah salah satu kemampuan khusus pada manusia. Oleh karena itu pembicaraan itu setua umur bangsa manusia. Bahasa dan pembicaraan itu muncul, ketika manusia mengungkapkan dan menyampaikan pikirannya kepada manusia lain.
sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar