Pengantar Web Science merupakan mata kuliah softskill yang berguna
untuk mengasah pemikiran mahasiswa dalam mempublikasikan pendapat maupun
literatur yang sebelumnya sudah di observasi maupun memberikan pendapat baru
mengenai apa saja hal yang berkaitan dengan teknologi. Dalam kajiannya, web
science lebih di tekankan kepada apa saja yang harus di pelajari seputar web.
Mulai dari sejarah, metode sampai kegunaan yang di aplikasikan di dalam
kehidupan sehari-hari.
Dari ketiga tugas yang diberikan dosen Pengantar Web Science
kepada mahasiswa mengenai apa saja aspek yang ada pada web, kami berhasil
mengetahui tentang metode dalam pengelolaan web yang baik juga sistematis. Bisa
mengetahui hal apa saja yang menjadi dampak web dalam bidang ekonomi.
Pada dasarnya semakin banyak kita menelaah lebih jauh tentang web,
maka semakin bagus pula web yang kita kelola.
Dampak Ekonomi dan Pengaruh Web
·
Dampak terhadap produk
Kepercayaan terhadap
produk meningkat dan memperkuat daya beli konsumen sehingga pabriknya harus
memproduksi lebih banyak lagi untuk memenuhi selera konsumen.
·
Dampak terhadap Media
Media akan mendapat
keuntungan, karena pengiklan (melalui biro iklan) memesan ruang dan waktu yang
dimiliki oleh media untuk digunakan bagi penyebaran pesan tentang produknya.
·
Dampak terhadap
Perusahaan
Dengan periklanan maka
banyak orang mengenal nama pabrik, bagaimana cara bekerjanya,
kemajuanmanagemennya, siapa sebenarnya menjadi otak dibalik kesuksesan,
perkembangan perburuhan, teknologi yang digunakan.
·
Dampak terhadap para
pesaing
Dengan adanya iklan
suatu perusahaan akan mengakibatkan pabrik lain akan berusaha memproduksi
barang yang sejenis ataupun substitusi lainnya.
·
Dampak terhadap
Konsumen.
Konsumen mempunyai
pilihan yang lebih banyak dan bervariasi terhadap produk yang sama maupun
substitusi
·
Dampak terhadap Bisnis
dalam Masyarakat
Iklan mengakibatkan
terbentuknya suatu jaringan bisnis apakah itu jaringan bisnis baru maupun
memperluas jaringan bisnis yang lama. Semuanya berdampak pada pemerataan
pendapatan.
·
Dampak kepentingan
Produksi Massal
·
Dampak Terhadap Nilai
suatu Produk
Periklanan mempunyai
dampak terhadap nilai suatu produk karena :
- Periklanan dapat memperlihatkan penggunaan suatu produk tertentu.
- Periklanan dapat menambah nilai yang lebih positif.
- Menambah nilai ekonomi untuk barang maupun jasa tertentu dalam pandangan konsumen
·
Dampak pada Harga
Menambah nilai suatu
produk maka dampak berikutnya adalah penambahan biaya iklan untuk pr.oduk itu
pada media
EKONOMI WEB
Di era modern ini kita tahu
teknologi semakin lama semakin berkembang pesat juga tidak dapat dipungkiri
bahwa teknologi merupakan kebutuhan kita sehari-hari. Semua aspek dalam
kehidupan ini hamper semuanya menggunakan teknologi, termasuk pada aspek ekonomi.
Kita tahu, segala aktivitas ekonomi pada saat ini banyak menggunakan fasilitas
teknologi misalnya internet. Dengan internet, perekonomian terasa lebih mudah,
jarak dan waktu pun tak terasa menghalangi hubungan antara penjual dan pembeli.
Berikut yang termasuk ekonomi web :
1 IKLAN
Iklan merupakan sarana untuk
mempromosikan atau memperkenalkan produk ke khalayak ramai untuk menghasilkan
banyak customer. Dengan internet iklan bisa dikenal lebih luas, karena internet
mengakses berbagai aspek. Dulu kita bisa lihat iklan di TV saja, namun sekarang
iklan bisa kita lihat di web – web yang kita akses.
Dampak adanya iklan :
· Produk bisa dikenal luas oleh masyarakat
· Web atau media yang di letakkan iklan
pun mendapat keuntungan
· Produk yang sejenis antar perusahaan.
E-COMMERCE
Web merupakan halaman situs
sistem informasi yang dapat diakses secara cepat. Web ini didasari dari adanya
perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Melalui perkembangan teknologi
informasi, tercipta suatu jaringan antar komputer yang saling berkaitan.
Jaringan yang dikenal dengan istilah internet secara terus-menerus menjadi
pesan–pesan elektronik, termasuk e-mail, transmisi file, dan komunikasi dua
arah antar individu atau computer.
Banyak orang yang menggunakan
website untuk sharing kepada masyarakat luas mengenai apa saja hal yang ia
posting di dalam website tersebut. Di era modern ini, tentu orang banyak sekali
ingin semuanya praktis terutama dalam proses jual beli atau semacamnya. Dari
situ mulailah berkembang ke ranah usaha yang biasa kita bilang E-Commerce.
E-commerce adalah penyebaran,
pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik
seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce
dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem
manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Macam – macam dari E-commerce adalah :
1. Business-to-Business (B2B)
B2B e-commerce meliputi semua
transaksi elektronik barang atau jasa yang dilakukan antar perusahaan. Produsen
dan pedagang tradisional biasanya menggunakan jenis e-commerce ini.
Umumnya e-commerce dengan jenis
ini dilakukan dengan menggunakan EDI (Electronic Data Interchange) dan email
dalam proses pembelian barang dan jasa, informasi dan konsultasi, atau
pengiriman dan permintaan proposal bisnis.
EDI (Electronic Data Interchange)
adalah proses transfer data yang terstruktur, dalam format standar yang
disetujui, dari satu sistem komputer ke sistem komputer lainnya, dalam bentuk
elektronik. Contoh website e-commerce B2B adalah Bizzy dan Ralali.
2. Business-to-Consumer (B2C)
B2C adalah jenis e-commerce
antara perusahaan dan konsumen akhir. Hal ini sesuai dengan bagian ritel dari
e-commerce yang biasa dioperasikan oleh perdagangan ritel tradisional.
Jenis ini bisa lebih mudah dan
dinamis, namun juga lebih menyebar secara tak merata atau bahkan bisa terhenti.
Jenis e-commerce ini berkembang
dengan sangat cepat karena adanya dukungan munculnya website serta banyaknya
toko virtual bahkan mal di internet yang menjual beragam kebutuhan masyarakat.
3. Consumer-to-Consumer (C2C)
C2C merupakan jenis e-commerce
yang meliputi semua transaksi elektronik barang atau jasa antar konsumen.
Umumnya transaksi ini dilakukan melalui pihak ketiga yang menyediakan platform
online untuk melakukan transaksi tersebut.
Beberapa contoh penerapan C2C
dalam website di Indonesia adalah Tokopedia, Bukalapak dan Lamido. Disana
penjual diperbolehkan langsung berjualan barang melalui website yang telah ada.
Namun ada juga website yang
menerapkan jenis C2C dan mengharuskan penjual terlebih dulu menyelesaikan
proses verifikasi, seperti Blanja dan Elevenia.
4. Consumer-to-Business (C2B)
C2B adalah jenis e-commerce
dengan pembalikan utuh dari transaksi pertukaran atau jual beli barang secara
tradisional. Jenis e-commerce ini sangat umum dalam proyek dengan dasar multi
sumber daya.
Sekelompok besar individu
menyediakan layanan jasa atau produk mereka bagi perusahaan yang mencari jasa
atau produk tersebut.
Contohnya adalah sebuah website
dimana desainer website menyediakan beberapa pilihan logo yang nantinya hanya
akan dipilih salah satu yang dianggap paling efektif.
5. Business-to-Administration
(B2A)
B2A adalah jenis e-commerce yang
mencakup semua transaksi yang dilakukan secara online antara perusahaan dan
administrasi publik. Jenis e-commerce ini melibatkan banyak layanan, khususnya
di bidang-bidang seperti fiskal, jaminan sosial, ketenagakerjaan, dokumen hukum
dan register, dan lainnya.
Jenis e-commerce ini telah
meningkat dalam beberapa tahun terakhir dengan investasi yang dibuat melalui
e-government atau pihak pemerintah.
Beberapa contoh website
administrasi publik yang menerapkan B2A adalah www.pajak.go.id, www.allianz.com
dan www.bpjs-online.com. Disana perusahaan dapat melakukan proses transaksi
atas jasa yang mereka dapatkan langsung kepada pihak administrasi publik.